![]() |
| Rencana ibu kota Jawa Barat pindah www.akuratnews.com |
Ibu Kota Jawa Barat dipindah
BeritaHits60 - Seperti kita semua mungkin tahu, ibu kota Republik Indonesia kita yang tercinta akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya di beberapa Penajam Paser dan sebagian di Kutai Kartanegara. Rencana pemindahan ibukota yang akan dilakukan pada 2024 ini kabarnya sudah ditiup sejak pemerintah mantan Presiden Soekarno.
Belum lama sejak Jokowi 'mengetuk palu' tentang lokasi yang tepat dari ibukota baru, ada masalah baru tentang memindahkan ibukota Jawa Barat di luar Bandung. Rencana ini tentu memunculkan pro dan kontra, pasalnya Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat, banyak yang didesak untuk tidak sekadar ikut dengan pemerintah pusat untuk memindahkan ibu kota negara. Apa alasan Kang Emil ingin mencabut status Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat? Apa yang salah dengan kota Bandung, O Kang Emil ...
Wacana pemindahan ibu kota Jabar awalnya muncul dalam rapat pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jabar bersama Pansus VII, awal minggu kemarin
![]() |
| Ridwan Kamil www.celebestopnew.com |
- Bandung, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun ikut-ikutan memindahkan ibu kota Jabar dari Kota Bandung ke daerah lain.
Seperti yang dikatakan Kang Emil, di Kompas, ia dan stafnya berencana untuk memindahkan ibukota Jawa Barat, yang saat ini berada di Bandung. Wacana tersebut bahkan dibahas pada pertemuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat dengan Panitia Khusus VII, awal pekan lalu. Menurut Kang Emil, Bandung sekarang dianggap tidak lagi cocok untuk menjadi pusat pemerintahan. Belum lagi lokasi kantor-kantor pemerintah juga terfragmentasi, menurutnya sulit membuat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berkoordinasi.
Lokasi prospektif untuk ibukota baru juga telah diumumkan. Meskipun masih ada 3 kandidat kota, di masa depan itu tidak mengesampingkan kemungkinan meningkat
Kang Emil mengusulkan 3 lokasi sebagai kandidat untuk ibukota baru Jawa Barat. Tiga kota tersebut adalah Tegalluar di Kabupaten Bandung, Walini di Kabupaten Bandung Barat, dan sekitar daerah Rebana (Cirebon, Patimban, Majalengka). Ketiga kandidat tersebut dimasukkan dalam daftar proposal karena Tegalluar dan Walini sendiri adalah daerah pengembangan jalur kereta cepat Bandung-Jakarta. Sedangkan Rebana adalah daerah pengembangan ekonomi baru di Jawa Barat.
Meski begitu, peluang untuk kota-kota lain masih terbuka lebar, karena memang wacana ini masih sangat dikaji, mulai dari aksesibilitas, tingkat ekonomi, ketersediaan air, dan lain-lain.
Namun, sejumlah pihak mengimbau agar Ridwan Kamil benar-benar memikirkan semua plus dan minusnya, tidak hanya untuk bergabung dengan pemerintah pusat yang memindahkan ibukota nasional ke Kalimantan.

Usulan Kang Emil untuk memindahkan ibu kota Jawa Barat selain dari mereka yang setuju, ada juga yang agak pesimis, salah satunya adalah pengamat perencanaan kota, Nirwono, seperti dikutip CNN. Dia mengatakan masalah transfer tidak memiliki urgensi, alias tidak begitu mendesak. Bandung, menurutnya, masih layak menjadi ibu kota. Dan lebih baik fokus pada peningkatan infrastruktur Bandung daripada repot-repot "pindah rumah".
Ketua DPI PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono juga meyakini hal yang sama. Kasus lain adalah sama dengan masalah pemindahan ibu kota Republik Indonesia, yang telah didengungkan sejak puluhan tahun yang lalu. Pemindahan ibukota provinsi tentu tidak bisa gegabah. Harus ada studi yang komprehensif dan mendalam yang perlu dilakukan sebelum pemerintah provinsi memutuskan untuk memindahkan ibu kota.
Hmm ... kamu yang tinggal di Jawa Barat, apakah kamu setuju jika ibu kotanya dipindahkan?


0 komentar:
Posting Komentar